Jakarta Bicara Sosial & Budaya PMI NTT Lakukan Koordinasi dengan Bupati  Kodi Mete untuk Pengaktifan Kembali PMI Kabupaten SBD

PMI NTT Lakukan Koordinasi dengan Bupati  Kodi Mete untuk Pengaktifan Kembali PMI Kabupaten SBD

JakartaBicara, NTT – Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melakukan kunjungan dan konsolidasi Organisasi Kepengurusan Palang Merah ke Kabupaten Sumba Barat Daya  (SBD) dan melakukan diskusi dan audensi dengan Bupati SBD, Bapak dr. Kornelius Kodi Mete.

Kehadiran Pengurus PMI NTT yang diwakili oleh Ketua Bidang Organisasi, Bapak Ir. Alfridus Bria Seran yang didampingi Kepala Markas PMI NTT, Bapak Severinus Poso, dan Koordinator PMI Zona III, Daratan Sumba Bapak T. L. Ora untuk melakukan koordinasi terkait pengaktifan kembali PMI Kabupaten SBD. (Senin 21/11/2022)

Ketua Bidang Organisasi, Bapak Ir. Alfridus Bria Seran Kepada Media ini Mengatakan ” Pada prinsipnya, sesuai AD/ART PMI harus hadir dan menjadi lembaga kemanusiaan yang menjangkau seluruh masyarakat melalui agenda pelayanan sesuai 7 prinsip dasar Kepalangmerahan Internasional yaitu Kemanusiaan, Kesamaan, Kenetralan, Kemandirian, Kesukarelaan, Kesatuan dan Kesemestaan. Maka, secara organisasi PMI harus berada di setiap level yaitu PMI Pusat, PMI Provinsi, PMI Kabupaten/Kota dan PMI Kecamatan dengan komponen masing-masing yaitu Pengurus, Anggota, Relawan dan Pegawai.

”Sesuai agenda kerja Tahun 2022, PMI NTT sedang mendukung penguatan organisasi dan peningkatan kapasitas PMI di setiap level khususnya PMI Kabupaten/Kota se-NTT. Dari 22 Kabupaten/Kota yang ada di NTT, sudah ada 20 PMI yang terbentuk dan masih tersisa 2 kabupaten yaitu SBD dan TTS. PMI NTT juga sudah melakukan koordinasi dengan Bupati TTS dan siap mendukung serta membentuk kepengurusan PMI di Kabupaten TTS pada tahun 2022.

Tamba Alfridus Bria Seran saya berharap Bapak Bupati SBD agar perihal rencana pengaktifan kembali PMI SBD sehingga agenda-agenda kerja kepalangmerahan dalam bidang Organisasi, Penanggulangan Bencana (PB), Pelayanan Kesehatan dan Sosial Masyarakat (PSKM), Sosialisasi dan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Anggota, Pembinaan Relawan, Penyebarluasan Informasi melalui Kampanye dan Sosialisasi dan Pelayanan serta Pemenuhan Darah melalui Unit Donor Darah (UDD) dapat dilaksanakan.

“PMI sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2018 tentang Kepalangmerahan bertugas untuk mendukung pemerintah dan melayani masyarakat. Ada banyak program pelayanan terhadap masyarakat yang bisa dilakukan oleh PMI, maka untuk itu setiap wilayah Kabupaten/Kota harus memiliki kepengurusan. Kami berharap agar bapak Bupati siap mendukung agenda kemanusiaan ini”.

Menanggapi kehadiran Pengurus PMI NTT, Bupati SBD menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi atas inisiatif besar ini.

“Saya akan menunjuk salah satu asisten daerah untuk membantu mengurus PMI di Kabupaten ini. Untuk setiap tugas pelayanan kemanusiaan, tentunya kita harus dukung”. Terkait dengan kepengurusan akan segera dirancang sehingga bisa dilantik oleh Pengurus PMI NTT pada awal tahun 2023. Sedangkan dipihak lain,

Kepala Markas PMI NTT Bapak Severinus Poso menyampaikan bahwa jika sudah terbentuk sangat diharapkan agar segera memiliki Markas agar aktivitas organisasi dan pelayanan bisa berjalan.

“PMI sebagai mitra pemerintah harus juga tetap melakukan koordinasi dan kolaborasi dengan Pemerintah sehingga program-program kerja bisa berjalan baik. Maka, Markas menjadi penting untuk memperlancar agenda kerja PMI SBD ke depan”.

Sementara Koordinator PMI Zona III, Daratan Sumba Bapak T.L. Ora menekankan kembali bahwa pada tahun 2023, Zona III akan melakukan kegiatan bersama. “Ada agenda untuk membentuk dan melakukan peningkatan kapasitas relawan khususnya pelatihan dasar Kors Sukarela (KSR) PMI untuk 4 Kabupaten di Daratan Sumba ini. Maka, saya sebagai koordinator Zona III sangat mengharapkan agar kepengurusan PMI SBD bisa berjalan sehingga bisa berkolaborasi ke depannya”, tegas Ketua PMI Kab. Sumba Barat ini.

Koordinasi ini juga membahas untuk pembentukan Unit Donor Darah (UDD) di wilayah Daratan Sumba sehingga giat pelayanan darah dan pembinaan pendonor bisa dimulai.

Kegiatan konsolidasi ini dihadiri juga oleh Perwakilan Pemda SBD yaitu Asisten II, Bapak Dominggus Bulla; Kadis PUPR, Bapak Wilhelmus Woda Lado; Sekretaris Dinas Kesehatan, Ibu Agustina Kaka dan Kabid Kesmas Dinkes, Ibu I Ga Putri Astuti. Sedangkan perwakilan PMI dihadiri Ketua Bidang Organisasi PMI NTT, Bapak Ir. Alfidus Bria Seran, Ketua PMI Kab. Sumba Barat Bapak T.L. Ora, Kamarkas PMI NTT, Bapak Severinus Poso dan dua orang staf Markas PMI NTT.

Untuk di ketahui PMI NTT juga akan mendistribusikan bantuan logistik kit covid-19 ke PMI SBD sehingga bisa mendukung pelayanan dan percepatan penanganan covid-19.

Lebih lanjut, pengurus PMI NTT juga akan melakukan rapat koordinasi dengan pengurus PMI Zona III di Kabupaten Sumba Barat pada hari Selasa, 22 November 2022.

PMI NTT akan bergerak untuk “Terus Tebar Kebaikan” dalam pelayanan kemanusiaan di Provinsi NTT dengan spirit “Kami PASTI (Profesional, Akuntabel, Sinergi, Transparan dan Integritas). (Eras)

1 Likes

Author: admin