MediaSuaraMabes, Jakarta – Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, menerima kunjungan kehormatan dari Duta Besar Palestina untuk Indonesia, H.E. Abdalfatah A.K. Alsattari, di Kantor Kementerian Pertahanan (Kemhan), Jakarta, pada Rabu (25/2). Pertemuan diplomatik ini menjadi momentum penting dalam mempertegas posisi Indonesia yang konsisten mendukung perjuangan rakyat Palestina. Menhan Sjafrie menyambut hangat kehadiran Dubes Alsattari sebagai pejabat baru, sembari menyampaikan apresiasi mendalam atas persahabatan erat yang telah terjalin lama antara kedua bangsa.
Dalam suasana yang penuh keakraban, Menhan Sjafrie menekankan bahwa hubungan antara Indonesia dan Palestina bukan sekadar hubungan formal antarnegara, melainkan ikatan persaudaraan yang berlandaskan solidaritas kemanusiaan. Ia menegaskan kembali komitmen teguh pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden RI dalam mendukung perdamaian di kawasan Timur Tengah. Persahabatan ini diharapkan terus menjadi fondasi kuat bagi kerja sama strategis di berbagai sektor yang bermanfaat bagi kedua belah pihak di masa depan.
Fokus utama dalam diskusi ini adalah penguatan kerja sama di bidang bantuan kemanusiaan dan dukungan medis bagi rakyat Palestina yang tengah menghadapi tantangan besar. Pemerintah Indonesia melalui Kemhan RI berkomitmen untuk terus mengirimkan bantuan yang relevan dengan kebutuhan di lapangan, termasuk koordinasi fasilitas kesehatan dan logistik medis. Langkah ini merupakan bentuk nyata dari politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif dan senantiasa berorientasi pada nilai-nilai keadilan serta hak asasi manusia.
Selain bantuan fisik, sektor pendidikan juga menjadi pilar utama dalam pembicaraan tersebut. Menhan Sjafrie menawarkan keberlanjutan program beasiswa bagi mahasiswa Palestina untuk menempuh studi di Universitas Pertahanan RI (Unhan). Program ini dirancang sebagai investasi strategis dalam pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) Palestina agar mereka memiliki tenaga ahli yang kompeten di masa depan. Dengan memberikan akses pendidikan tinggi yang berkualitas, Indonesia berkontribusi langsung dalam mempersiapkan generasi penerus bangsa Palestina.
Menutup pertemuan tersebut, pihak Kemhan menyatakan keyakinannya bahwa hubungan bilateral ini akan terus berkembang dan memberikan dampak positif yang lebih luas. Sinergi yang terjalin antara Indonesia dan Palestina diharapkan tidak hanya mencakup aspek pendidikan dan kesehatan, tetapi juga memperkuat gaung perdamaian di tingkat internasional. Pertemuan ini diakhiri dengan komitmen kedua belah pihak untuk terus menjalin komunikasi intensif demi mewujudkan stabilitas dan kesejahteraan bagi rakyat Palestina.
Kemenhan-2026
Redaksi Suwoto
