Jakarta Bicara – MSM Group Daerah Pemasangan Kabel WiFi Diduga Semrawut, Timbulkan Percikan Api di Sepatan

Pemasangan Kabel WiFi Diduga Semrawut, Timbulkan Percikan Api di Sepatan

MediaSuaraMabes, Kab. Tangerang – Pemasangan kabel WiFi oleh PT FMI menuai sorotan warga setelah diduga dilakukan tidak sesuai standar dan membahayakan keselamatan. Pada hari Senin 16-03-2025 Insiden tersebut terjadi di depan Irama Motor, Jalan Raya Mauk KM 11 No. 12, RT 02/RW 02, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, tepatnya di area depan Taman Kota Sepatan.

Menurut keterangan warga sekitar, pemasangan kabel yang tidak rapi dan terkesan asal-asalan tersebut memicu percikan api saat kabel WiFi menyambar jaringan listrik tegangan tinggi. Kejadian ini sempat membuat panik warga dan pengguna jalan yang melintas di lokasi.

“Awalnya terlihat biasa saja, tapi tiba-tiba ada percikan api dari kabel di atas. Kami khawatir karena dekat dengan jaringan listrik besar,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Salah satu warga Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, bernama Ibu Efa, mengaku mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah akibat insiden yang diduga dipicu oleh pemasangan kabel WiFi yang tidak sesuai prosedur oleh PT FMI.

Menurut keterangan Ibu Efa, sebelum dilakukan pemasangan kabel, tidak pernah ada pemberitahuan, mediasi, maupun musyawarah dengan warga setempat. Tiba-tiba kabel WiFi sudah terpasang dengan kondisi semrawut dan dinilai membahayakan.

Permasalahan memuncak saat kabel tersebut diduga memicu percikan api hingga menyebabkan kebakaran yang berdampak langsung pada rumah atau aset milik Ibu Efa.

“Saya tidak pernah diajak musyawarah, tahu-tahu kabel sudah dipasang. Setelah itu malah terjadi kebakaran, dan saya yang harus menanggung kerugian,” ujar Ibu Efa dengan nada kecewa.

Tidak tinggal diam, Ibu Efa mengaku telah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak RT, RW, pemerintah desa, hingga ke pihak PLN. Ia juga telah meminta pertanggungjawaban kepada PT FMI atas kerugian yang dialaminya. Namun hingga saat ini, menurutnya, belum ada tanggapan atau itikad baik dari pihak perusahaan.

Warga berharap pihak terkait, baik perusahaan maupun instansi berwenang, segera turun tangan untuk menyelesaikan persoalan ini secara adil dan transparan. Selain itu, masyarakat juga meminta agar setiap pemasangan jaringan utilitas ke depan dilakukan sesuai prosedur dan mengutamakan keselamatan warga.

Warga menilai pemasangan kabel tersebut tidak memperhatikan aspek keselamatan dan berpotensi menimbulkan bahaya yang lebih besar, seperti kebakaran atau korsleting listrik. Mereka meminta pihak terkait, termasuk perusahaan pelaksana dan instansi berwenang, untuk segera melakukan evaluasi serta penertiban.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PT FMI terkait insiden tersebut. Warga berharap adanya tindakan tegas agar kejadian serupa tidak terulang kembali dan keselamatan masyarakat dapat terjamin.

(Aan Hermawan)

0 Likes

Author: admin