MediaSuaraMabes | Bandung Barat – Program pengembangan energi terbarukan nasional terus diperkuat melalui peluncuran dan groundbreaking Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 GWp yang diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Kegiatan yang menjadi bagian dari agenda nasional di bidang ketenagalistrikan tersebut dilaksanakan secara terpusat di Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, dan diikuti secara daring oleh berbagai stakeholder di sejumlah wilayah, termasuk PLN Indonesia Power UBP Saguling.
PLTS Saguling mengikuti rangkaian kegiatan dari Dam Control Center (DCC) Saguling), Kabupaten Bandung Barat, melalui platform Zoom. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Senior Manager UBP Saguling dan Manager Administrasi UBP Saguling, bersama sejumlah stakeholder terkait di wilayah Jawa Barat.
Peserta yang mengikuti kegiatan dari DCC Saguling antara lain Wakil Gubernur Jawa Barat, Wakil Bupati Bandung Barat, perwakilan PLN Jawa Barat, Perhutani, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kehutanan, TNI/Polri, pemerintah kecamatan dan desa, serta unsur stakeholder lainnya.
Dalam kegiatan utama di Bali, Presiden Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan sekaligus melakukan groundbreaking Program PLTS 100 GWp. Program tersebut menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam mempercepat pengembangan energi baru terbarukan dan memperkuat fondasi ketahanan energi nasional.
Pada tahap awal, program tersebut mencakup 14 proyek PLTS dengan total kapasitas 5,3 GWp yang tersebar di sejumlah provinsi, termasuk Jawa Barat. Pengembangan PLTS ini diharapkan dapat meningkatkan pemanfaatan sumber energi terbarukan sekaligus mendukung penyediaan energi listrik yang lebih berkelanjutan.
Bagi UBP Saguling, keikutsertaan dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen untuk terus mendukung transformasi sektor ketenagalistrikan dan agenda pemerintah dalam mempercepat transisi menuju energi yang lebih bersih dan berkelanjutan.
Program PLTS 100 GWp juga diharapkan mampu memberikan kontribusi terhadap penguatan ketahanan dan kemandirian energi nasional, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap sumber energi fosil. Pengembangan energi surya menjadi salah satu upaya penting dalam menciptakan bauran energi yang lebih beragam, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.
Melalui keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, PLN, instansi terkait, hingga masyarakat dan stakeholder di daerah, pelaksanaan Program PLTS 100 GWp diharapkan dapat berjalan secara sinergis dan memberikan manfaat jangka panjang bagi sistem ketenagalistrikan serta pembangunan nasional.
Keikutsertaan PLTS Saguling dalam kegiatan launching dan groundbreaking tersebut menjadi wujud dukungan terhadap langkah strategis pemerintah sekaligus memperkuat sinergi seluruh stakeholder dalam mewujudkan ketahanan energi dan masa depan energi Indonesia yang lebih hijau, mandiri, dan berkelanjutan.
