Jakarta Bicara Ekonomi & Bisnis Batik tulis asal Desa Sidomulyo turut Dipamerkan dalam program BST

Batik tulis asal Desa Sidomulyo turut Dipamerkan dalam program BST

JakartaBicara, Madiun – Kali ke Dua Pemkab Madiun kembali Gelar Program Bhakti Sosial Terpadu (BST) pasca covid-19, Kegiatan kali ini Berada di desa Sidomulyo kecamatan sawahan Kabupaten Madiun. (jumat 25/11/22)

Pada gelaran BST ini sebanyak lima puluh enam usaha mikro kecil menengah (umkm) yang di miliki Desa Sidomulyo turut serta meramaikan suasana Bhakti sosial. Salah satunya adalah kerajinan batik tulis yang digeluti oleh warga setempat.

Batik tulis atau lebih dikenal sebagai batik ngangkrik tersebut sudah cukup dikenal Dikalangan Pejabat pemkab Madiun Dan juga Dikalangan masyarakat sebab seni batik sendiri juga merupakan warisan leluhur yang sudah turun temurun sejak dahulu.

Batik ngangkrik merupakan jenis batik tulis asal Desa sidomulyo ini memiliki berapa jenis seperti batik ikat, ekoprin, sibori serta jumput dengan proses pengerjaannya yang berbeda-beda dan juga dengan harga yang berbeda juga, Paling murah batik ini dijual dengan harga 210.000 sampai dengan 550.000 karya per itemnya.

Yatini salah seorang pengrajin batik Mengaku sangat senang bisa menghadiri acara bhakti sosial terpadu yang di Gelar pemkab madiun Di Desanya dengan menampilkan batik hasil karyanya Ia juga menuturkan bahwa batik hasil karya warga desa sidomulyo siap bersaing dengan batik dari daerah lain sebab kuwalitas batiknya terbukti sangat bagus.

Selain itu beberapa kali ia bersama warga yang lain sudah pernah di ajak untuk study banding tentang batik di jogyakarta dan juga di pekalongan untuk memperdalam ilmu tentang batik.

Sementara itu ketua Bumdes sidomulyo sugiarto menjelaskan bahwa di desanya memiliki sebanyak 56 jenis umkm diantaranya makanan 24 ukm minuman 6 ukm makan dan minum 2 perikanan 5 peternakan 3 perdagangan 9 perawatan kecantikan 2 kerjainan tangan 5 dengan 39 yang sudah mempunyai nomor induk berusaha (NIB).

Masih menurut sugiarto salah satu unggulan Didesanya adalah batik tulis yang pada umumnya sudah diakui oleh UNESCO sebagai warisan tak benda hasil manusia yang dimana batik asal Desa Sidomulyo selalu ada dalam setiap pameran yang DiGelar pemkab madiun Dan peminatnya bukan hanya masyarakat madiun tapi juga banyak juga yang dari luar daerah seperti ngawi ponorogo dan magetan.

Kontributor: Tim suara mabes biro Madiun

0 Likes

Author: admin