Jakarta Bicara – MSM Group Daerah Rayakan Persahabatan 14 Tahun, Pangda PBB Banten Hadiri Ulang Tahun Anak Sahabat suku Belu Timur Atambua di Neglasari

Rayakan Persahabatan 14 Tahun, Pangda PBB Banten Hadiri Ulang Tahun Anak Sahabat suku Belu Timur Atambua di Neglasari

MediaSuaraMabes, Tangerang – Momentum penuh kehangatan terjadi di Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, pada Selasa (14/04/2026) malam. Panglima Daerah (Pangda) Pemuda Batak Bersatu (PBB) Provinsi Banten, Saud Maruntung Marbun, menghadiri acara perayaan ulang tahun pertama Prischilla, putri dari sahabat lamanya, Eghy Atambua.

Acara yang berlangsung di Jalan Pintu Air Barat No.33, Mekar Sari, Kecamatan Neglasari ini menjadi bukti nyata eratnya tali persaudaraan yang telah terjalin selama 14 tahun antara Saud Maruntung Marbun dengan keluarga besar Eghy yang berasal dari Atambua, NTT.

Meski sempat terkendala hujan deras yang membuat jadwal acara sedikit tertunda, antusiasme tamu undangan tetap tinggi. Kehadiran kerabat dari Atambua (NTT), rekan kerja dari Panti Sosial Marfati, hingga teman-teman dari Cengkareng, Jakarta Barat, menambah suasana kemeriahan malam itu.

Eghy Atambua selaku orang tua menyampaikan rasa bangga dan syukurnya atas tumbuh kembang Prischilla yang sangat aktif. Ia juga mengapresiasi kehadiran para tamu yang datang memberikan doa terbaik bagi putrinya.

Dalam kesempatan tersebut, Pangda PBB Banten, Saud Maruntung Marbun, menegaskan bahwa kehadirannya bukan sekadar tamu undangan, melainkan sebagai bentuk kesetiaan dalam persahabatan lintas suku. Di hadapan para hadirin, ia juga memperkenalkan visi dan misi organisasi Pemuda Batak Bersatu.

​”Organisasi Pemuda Batak Bersatu bergerak di bidang sosial dan kemanusiaan. Kehadiran kami harus membawa dampak positif bagi seluruh lapisan masyarakat, tanpa memandang suku, agama, maupun ras,” ujar Saud Marbun.

Beliau menekankan bahwa PBB Banten berkomitmen untuk merangkul semua golongan, tidak hanya dari internal suku Batak saja. Prinsip “Solidaritas, Toleransi, Rukun, dan Gotong Royong” menjadi landasan utama organisasi dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.

Momen kebersamaan malam itu menjadi potret nyata dari indahnya perbedaan yang dipersatukan oleh rasa setia kawan. Meskipun berasal dari latar belakang budaya dan dogma yang berbeda, kebahagiaan bersama tetap terpancar jelas dalam perayaan tersebut.

​”Inilah momen di mana hal kecil seperti kesetiaan pertemanan menunjukkan bahwa perbedaan bukanlah penghalang, melainkan sumber kebahagiaan bersama,” tutupnya.

​Mangiring Siagian Wartawan Media Suara Mabes Kota Tangerang

1 Likes

Author: admin