MediaSuaraMabes | Sumut – Pemilik tangkahan Pasir yang berada di Desa Ononamolo I Lot yang berada di wilayah kecamatan Gunungsitoli Selatan kota Gunungsitoli, bantah tudingan yang mengatas namakan dirinya buat statemen dibeberapa Media yang beredar selama ini. Rabu.(05/08/2026)
Pemilik tangkahan sangat kecewa atas pemberitaan yang dilakukan oleh kawan kawan oknum wartawan yang memberitakan adanya pengambilan pasir dari Laut pak Luken panggilan sehari-hari menunjukan lokasi pengambilan pasir yang berasal dari sungai inilah pasir sungainya ujar luken menunjukkan kepada team media”
Menurut Yarman Zebua Alias Luken pemilik tangkahan di daerah tersebut bahwa dirinya belum ada menyampaikan tentang persoalan Pasir laut kepada beberapa awak media saat mereka jumpai saya,
“Ada beberapa minggu yang lalu kawan-kawan wartawan jumpai saya, pada saat itu mereka bertanya tentang harga pasir sungai yang dibeli kepada saya, Lalu saya jawab kepada mereka, Tapi saya heran kenapa mereka memberitakan saya menjual pasir laut”,
Lanjutnya, “Jujur saya sampaikan bahwa pasir yang diminta pihak Sukma adalah pasir sungai, Dan saya juga memberikan pasir sungai Idanoi, kenapa saya bilang sungai idanoi karena yang sampai disini aliran sungai itu, ” Paparnya dengan nada tegas
Ditempat yang terpisah Eko Sembiring Humas PT. Razasa Karya saat dikonfirmasi terkait persoalan tersebut
Menyampaikan, “Saya pesan pasir Sungai kepada bang Luken dan beliau menyampaikan ada, Makanya Pasir sungai tersebut masuk di pembangunan SMAN Unggulan Sukma, Intinya saya pesan Pasir sungai, “terangnya dengan tegas. Dan bang eko sembiring juga berharap kerja samanya baik dari pihak perangkat pemerintahan,keaman,masyarakat dan rekan rekan media,agar kami dapat cepat menyelesaikan pembangunan sekolah Unggulan Sukma yang jadi kebanggaan masyarakat Nias.
Sampai berita ini diterbitkan, belum ada pihak yang bisa membuktikan bahwa pasir laut yang dipakai di pembangunan tersebut, Karena pasir dari idanogawo, Idanoi, Bogali alias Sitolu Ori masih masuk diantar sampai sekarang di pembangunan SMAN unggulan Sukma Nias yang berada di wilayah Desa Fodo.
(Rikky Meizar)
