MediaSuaraMabes | Bandung Barat – Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA) Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja ke PLTA Saguling. Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung kondisi operasional pembangkit sekaligus membahas pengelolaan sumber daya air di tengah musim kemarau agar tetap mampu mendukung keandalan pasokan listrik nasional.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum, Mayjen TNI (Purn.) Arnold Aristoteles Paplapna Ritiauw, didampingi para Direktur di lingkungan Direktorat Jenderal SDA serta Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum. Dari PLN Indonesia Power UBP Saguling, rombongan disambut oleh manajemen yang diwakili Manager Sipil Lingkungan, Prajamukti Ediatmaja, beserta jajaran.
Rangkaian kegiatan diawali dengan diskusi di Ruang Rapat Power House PLTA Saguling. Dalam kesempatan tersebut, Dirjen SDA menyampaikan arahan mengenai pentingnya sinergi antara pengelola sumber daya air dan pengelola pembangkit listrik tenaga air dalam menjaga keseimbangan antara kebutuhan air untuk berbagai sektor dengan keandalan pasokan energi nasional.
Selanjutnya, Manager Sipil Lingkungan PLN Indonesia Power UBP Saguling, Prajamukti Ediatmaja, memaparkan profil operasional PLTA Saguling, kondisi waduk, pola pengelolaan air, serta strategi yang diterapkan perusahaan dalam menghadapi musim kemarau. Ia menjelaskan bahwa meskipun debit air mengalami penyesuaian akibat kondisi cuaca, PLTA Saguling tetap melakukan pengoperasian secara optimal melalui pengelolaan waduk yang terencana dan koordinasi yang intensif dengan seluruh pemangku kepentingan.
“PLTA Saguling terus mengoptimalkan pengelolaan sumber daya air agar pembangkit tetap beroperasi secara andal. Dengan koordinasi yang baik bersama seluruh stakeholder, kami berkomitmen menjaga keandalan pasokan listrik sekaligus memastikan pemanfaatan air dilakukan secara efektif dan berkelanjutan,” ujar Bapak Prajamukti.
Diskusi berlangsung interaktif dengan membahas berbagai aspek strategis, mulai dari kondisi ketersediaan air pada musim kemarau, pengelolaan elevasi waduk, koordinasi operasi waduk di Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum, hingga upaya menjaga kontinuitas operasi pembangkit di tengah tantangan perubahan kondisi hidrologi.
Usai pelaksanaan diskusi, rombongan melanjutkan site visit ke Power House PLTA Saguling untuk melihat secara langsung fasilitas pembangkit. Kunjungan diteruskan ke Control Room, tempat seluruh proses pengoperasian unit pembangkit dipantau dan dikendalikan selama 24 jam. Pada kesempatan tersebut, rombongan memperoleh penjelasan mengenai sistem monitoring, pengendalian operasi pembangkit, serta mekanisme pengambilan keputusan dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan.
Direktur Jenderal SDA Kementerian Pekerjaan Umum, Mayjen TNI (Purn.) Arnold Aristoteles Paplapna Ritiauw, mengapresiasi kesiapan PLN Indonesia Power UBP Saguling dalam menjaga keandalan operasional pembangkit di tengah tantangan musim kemarau. Menurutnya, pengelolaan sumber daya air yang baik menjadi faktor penting untuk memastikan fungsi waduk tetap optimal, baik sebagai pendukung pembangkitan listrik maupun untuk memenuhi kebutuhan air bagi masyarakat dan sektor lainnya.
Melalui kunjungan ini, diharapkan sinergi antara Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum, BBWS Citarum, dan PLN Indonesia Power UBP Saguling semakin kuat dalam mewujudkan pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan. Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga keandalan PLTA Saguling sebagai salah satu pembangkit strategis di Jawa Barat yang terus berperan menyediakan energi listrik yang andal bagi masyarakat Indonesia.
