MediaSuaraMabes, Agam – Tilatang Kamang Kabar membanggakan datang dari SMKN 1 Tilatang Kamang. Alumni sekolah kejuruan tersebut kini mulai merambah pasar kerja internasional dengan bekerja di berbagai perusahaan di Jepang. Sejak Januari hingga Februari 2026, tercatat sebanyak tujuh orang alumni telah berhasil diberangkatkan ke Negeri Sakura.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas sekaligus Ketua Bursa Kerja Khusus (BKK) SMKN 1 Tilatang Kamang, Donal Indra, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan berkah yang patut disyukuri, terlebih menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
“Ini merupakan berkah bagi kami, khususnya bagi alumni SMKN 1 Tilatang Kamang. Upaya yang selama ini dilakukan akhirnya mulai membuahkan hasil,” ujarnya.
Donal Indra merinci, tujuh alumni yang telah diberangkatkan ke Jepang berasal dari berbagai kompetensi keahlian, yakni Rizki Pratama (DPIB), Sholehan Syahruddin (TKR), Farel Zimraan Arrdani (TITL), Edriano Putra Zikri (TKR), Julian Akbar (TKJ), Faren Alfath (TKJ), dan Farel Rejofa (TKJ). Selain itu, masih terdapat dua alumni lainnya yang saat ini masuk dalam daftar tunggu untuk diberangkatkan dalam waktu dekat.
Salah seorang alumni yang kini bekerja di Jepang, Farel Rejofa, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada pihak sekolah. Ia menyebutkan bahwa keberangkatannya tidak terlepas dari dukungan penuh sekolah dan para guru.
“Kami sangat berterima kasih kepada sekolah yang telah memfasilitasi kesempatan bekerja ke luar negeri, serta kepada seluruh guru atas dukungan, bimbingan, dan doa yang diberikan,” tuturnya.
Rasa bangga juga disampaikan oleh Herryzal, salah seorang orang tua alumni yang bekerja di Jepang. Ia mengapresiasi peran sekolah dalam membuka peluang kerja internasional bagi para lulusan.
“Kami sangat bangga anak kami bisa bekerja di Jepang. Terima kasih kepada pihak sekolah yang telah memfasilitasi program ini. Harapan kami, program ini terus berlanjut dan semakin banyak alumni yang bisa mengikuti jejak ini,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala SMKN 1 Tilatang Kamang, Salim Ahmad, menjelaskan bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari sinergi berbagai pihak. Kerja sama antara BKK sekolah dengan sejumlah Lembaga Pelatihan Kerja (LPK), Sending Organization (SO) di Kota Padang, serta dukungan dari Dinas Tenaga Kerja dan BP3MI menjadi kunci utama.
Selain itu, peran guru Bahasa Jepang di sekolah juga dinilai sangat penting dalam membekali siswa dengan kemampuan bahasa sebagai modal utama bekerja di Jepang.
“Kami sangat bersyukur atas capaian ini. Terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya tim manajemen, guru, pegawai, komite sekolah, serta orang tua siswa atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan. Ini adalah langkah awal bagi kami untuk terus mengembangkan peluang kerja internasional bagi alumni,” ujar Salim Ahmad.
Keberhasilan ini menjadi tonggak penting bagi SMKN 1 Tilatang Kamang dalam mewujudkan visi sebagai sekolah kejuruan yang mampu bersaing di tingkat global, sekaligus membuka jalan bagi generasi berikutnya untuk meraih kesempatan kerja di kancah internasional.
(FK/YamanLbs)
