MediaSuaraMabes | Grobogan – Suasana penuh kehangatan dan kedamaian menyelimuti halaman Masjid Fuaza, Desa Kemiri, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan pada hari Minggu, 6 September 2026. Pengurus Kesejahteraan Masjid Fuaza bersama Ikatan Remaja Masjid Fuaza (IRMAF) menggelar pengajian umum dalam rangka memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, yang dihadiri ratusan warga setempat.
Acara berlangsung meriah namun tetap khidmat. Warga tampak antusias mengikuti rangkaian activities dari awal hingga akhir, bukan sekadar memenuhi kewajiban ibadah, melainkan sebagai wujud rasa syukur sekaligus mempererat tali persaudaraan antar warga.
Hadir dalam acara ini unsur Pemerintah Desa Kemiri, RT, RW, para tokoh ulama, anggota BPD, sesepuh desa, serta berbagai elemen masyarakat. Demi kelancaran dan keamanan kegiatan, pengamanan turut diperkuat oleh Barisan Ansor Serbaguna (Banser), sehingga warga dapat mengikuti acara dengan tenang dan nyaman.
Ketua Panitia Penyelenggara Istyadi yang juga ketua pengurus kesejahteraan Masjid (PKM) menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada semua pihak yang telah menyukseskan acara ini, khususnya semangat para pemuda IRMAF.
“Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan pengajian berjalan lancar. Apresiasi setinggi-tingginya untuk semua pendukung, Kami juga memohon maaf jika masih ada kekurangan dalam pelaksanaan acara,” ujar Istyadi
Kepala Desa Kemiri, Sukirman, turut memberikan apresiasi atas kekompakan warga. Baginya, semangat gotong royong adalah kekayaan terbesar desa yang membuat acara berjalan sukses.
Di tengah suasana keagamaan, Kepala Desa Sukirman menyampaikan pesan yang menyentuh sekaligus mengingatkan. Desa Kemiri tak lama lagi akan memasuki panggung politik Pemilihan Kepala Desa (Pilkades).
“Kita akan memasuki masa politik Pilkades. Saya berharap masyarakat tetap menjaga persatuan dan kesatuan. Jangan sampai muncul gesekan yang tidak bermanfaat — tetaplah guyup rukun!” tegas Sukirman.
Ia juga mengajak warga untuk menghormati siapapun pemenang Pilkades nanti, karena amanah masyarakat harus didukung demi kemajuan bersama
Puncak acara diisi tauziah oleh dai kondang asal Grobogan, KH. Zaenudin atau yang akrab disapa Kyai Bendo. Mengangkat tema “Meningkatkan Kecintaan kepada Rasulullah dengan Meneladani Akhlak Mulia dan Ajaran Kasih Sayang,” Kyai Bendo mengajak warga mencontoh sifat-sifat Nabi yang penuh kedamaian.
Tak lupa, di akhir ceramah beliau kembali mengingatkan: persatuan harus dijaga, terlebih menjelang Pilkades. Cinta kepada Nabi sejati tercermin dari kerukunan di tengah masyarakat.
Semangat Maulid Nabi menjadi pengikat persaudaraan, tak tergoyahkan oleh perbedaan pilihan politik. Di Desa Kemiri, kasih sayang Nabi menjadi pondasi persatuan.
Reporter: Arief RH
